Aqiqah Untuk Diri Sendiri, Bolehkah?

Hello friends ladangcuan, on this occasion the admin wants to share an article entitled Aqiqah Untuk Diri Sendiri, Bolehkah?, we have made good, quality and useful articles for you to read and take information in. hopefully the post content is about Fikih, headlines, which we write you can understand. Alright, happy reading.


Aqiqah Untuk Diri Sendiri, Bolehkah?


Pertanyaan;
Apa hukum aqiqah bagi orang yang belum di-aqiqahi oleh orang tua di masa kecilnya?

Syaikh DR. Shalih bin Fauzan al-Fauzan menjawab;

Hukum aqiqah adalah sunnah, yakni dengan menyembelih dua kambing untuk bayi laki-laki, dan satu untuk bayi perempuan, pada hari ketujuh dari kelahirannya atau di hari-hari lain (seperti hari ke-14 & 21-pent).

          Hukumnya sunnah yang merupakan hak orang tua, yakni sebagai bentuk syukur dan mendekatkan diri  kepada Allah Ta’ala, dengan harapan supaya diperoleh keselamatan dan barakah bagi si bayi.

          Dagingnya untuk dimakan sendiri, dihadiahkan, dan disedekahkan layaknya udhiyah (kurban). Dan kambingnya-pun harus sama dengan kambing kurban dari sisi umur, jenis, dan sehat dari cacat.

          Apabila orang tua belum melaksanakan aqiqah, artinya mereka meninggalkan sunnah. Dan tidak disyariatkan seseorang aqiqah untuk diri sendiri, apabila orang tua belum meng-aqiqahinya. Sebab, aqiqah itu sunnah yang menjadi hak orang tua, bukan hak bagi si anak tersebut. Wallahu a’lam.

(Al-Muntaqa min Fatawa al-Fauzan, fatwa no.300, Kitab al-Hajj)


Diterjemahkan oleh;

Muizzudien Abu Turob حفظه الله


That's the article: Aqiqah Untuk Diri Sendiri, Bolehkah?
Thank you for visiting my blog, hopefully it can be useful for all of you. Don't forget to share this article with your friends so they also know the interesting info, see you in other article posts.

You are now reading the article Aqiqah Untuk Diri Sendiri, Bolehkah? with link address https://ladangcuanmu.blogspot.com/2014/10/aqiqah-untuk-diri-sendiri-bolehkah.html

More Articles

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama